Minggu, 06 April 2014

Berdzikirlah kepada Allah



Bismillahirrahmanirrahiim

Yaa ayyuhalladziina amanuudzkuruullaaha dzikran katsiira.(Al-akhjab-41)

Artinya: hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) allah,  dzikir yang sebanyak-banyaknya.

Wasabihuuhu bukratan wa-ashiilaa. (Al-Akhjab-42)

Artinya: dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang.

Huwalladzii yushallii ‘alaikum wamalaaikatuhu, liyukhrijakum minazhulumaati alannuuri wakana bilmukminiina rahiima.

Artinya: Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah dia maha penyayang kepada orang-orang yang beriman.

Yaa ayyuhalladziina amanuu athii’ullaha warasuuluhu, walaa tawallau ‘anhu wa-antum tasma’uuna.

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, taatlah kepada allah dan Rasul-Nya, dan janganlah kamu berpaling dari pada-Nya, sedang kamu mendengar (perintah-perintah-Nya).

Walaa takuunu kalladziina qaluu sami’na wahum laa yasma’uuna.

Artinya: dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang (munafik) yang berkata”Kami mendengarkan, padahal mereka tidak mendengarkan.

Innasy-syarraddawaabi‘indallahi.Ash-shammu lbukmulladziina laa ya’qiluuna.(Al-Anfal-22)

Artinya: Sesungguhnya binatang (makhluk) yang seburuk-buruknya pada sisi Allah ialah; orang-orang yang pekak dan tuli yang tidak mengerti apa-apapun.

Wa’lamuu annamaa amwalukum, wa-auladukum fitnatun wa-annallaha ‘indahu wa-ajrun ‘azhiima.(Al-Anfal-28)

Artinya: Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.

Qaala fiihaa tahyuuna wafiihaa tamuutuuna  waminhaa tukhrajuuna.(Al-‘Araaf-25)

Artinya: Allah berfirman:”Di bumi itu kamu hidup dan di bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan.

Walikulli ummatin ajalun fa-idzaa jaa-a a-jaluhum laa yasta’khiruuna saa’atan walaa yastaqdimuuna.(Al-‘Araaf-34)

Artinya: Tia-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah dating waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat ([pula) memajukannya.

Yaabanii adama immaa ya’tiyannakum  rasulun minkum yaqush-shuuna ‘alaikum a-yaatii famanittaqaa wa-ashlaha falaa khaufun ‘alaihim walaa hum yahzanuuna.(Al-‘Araaf-35)

Artinya: Hai anak-anak adam, jika dating kepadamu rasul-rasul daridapa kamu yang menceritakan kepadamu ayat-ayat-Ku, maka barangsiapa yang bertaqwa dan mengadakan perbaikan, tidaklah ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

Walladziina kadz-dzabuu bi-ayaatinaa wastakbaruu ‘anhaa u-laaika ashhaabunnaari hum fiiha khaliduuna.(Al-‘Araaf-36)

Artinya: Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat kami dan menyombongkan diri terhadapnya, mereka itu penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya,

Waqalat u-laahum li-ukhraahum famaa kaana lakum ‘alainaa min fadhlin fadzuuquul ‘adzaaba bimaa kuntum taksibuuna.(Al-‘Araaf-39)

Artinya: Dan berkata orang-orang yang masuk terdahulu di antara mereka kepada orang-orang yang masuk kemudian; “kamu tidak mempunyai atas kami, maka rasakanlah siksaan karena perbuatan yang telah kamu lakukan.’

Lahum minjahannama mihadun wamin fauqihim ghawatsin wakadzalika najzizh-zhaalimiina.(Al-‘Araaf-41)

Artinya: Mereka mempunyai tikar dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka). Demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang zhalim.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar